astronom kembali menemukan tanda akan matinya bintang


OHIO - Setelah memindai 25 galaksi, astronom percaya adanya kemungkinan mereka telah membuat terobosan baru, yaitu menemukan tanda akan matinya sebuah bintang.

Para peneliti telah memperhatikan satu sistem bintang di Galaksi Whirpool, yang cerah dan meredup dengan cara yang tidak biasa, dan menghasilkan supernova.

Perkembangan ini dapat membantu para peneliti memprediksi waktu kematian sebuah bintang, seiring percobaan mereka untuk menentukan kaitan antara perubahan intensitas cahaya dengan akhir hidup bintang tersebut.

Studi yang dikerjakan selama tiga tahun oleh Ohio State University ini, diterbitkan dalam Astrophysical Journal.

Profesor astronomi di Ohio State dan Ohio Eminent Scholar di Observational Cosmology, Christopher Kochanek mengatakan, "Tujuan yang melandasi kami adalah mencari setiap jenis perilaku atau tanda yang akan memungkinkan kami mengidentifikasi bintang sebelum mereka meledak."

"Ini merupakan tujuan spekulatif saat ini, tapi setidaknya kami mengetahui ada kemungkinan hal tersebut bisa dilakukan." ujar Kochanek, seperti dikutp Telegraph, Jumat (2/12/11).

Peneliti postdoctoral, Dorota Szczygiel yang memimpin studi tentang supernova ini menambahkan, "Kemungkinannya sangat sedikit, sehingga kita hanya mengamati bintang selama beberapa tahun sebelum ia menjadi supernova. Kami perlu keberuntungan yang sangat besar."

"Survei galaksi ini menciptakan keberuntungan kami sendiri. Kami mempelajari semua variabel bintang di 25 galaksi, sehingga ketika satu diantaranya mengalami supernova, kami sudah mengumpulkan datanya," tambahnya. (tyo)