Kepunahan Massal Segera Terjadi?

Sebuah laporan mengejutkan dikeluarkan oleh LSM lingkungan hidup internasional, yang meramalkan kepunahan massal akan segera terjadi.
Laporan awal dari International Programme on the State of the Ocean (IPSO) ini merupakan hasil dariworkshop kelas global pertama yang membahas dampak gabungan stress yang menimpa laut. Seperti polusi, pemanasan, pemancingan berlebihan serta naik-turunnya level oksigen.
“Situasinya serius dan harus ada aksi yang bisa dilakukan dengan segera. Kami sedang meneliti dampaknya terhadap manusia, generasi ini dan terutama generasi selanjutnya,” ujar Direktur Sains IPSO Dr Alex Rogers.
Panel ini menyatakan, degenerasi laut terjadi lebih cepat ketimbang prediksi. Kombinasi dari beberapa faktor penyebab lingkungan maritim mengalami stress merupakan kondisi awal yang berhubungan dengan segala macam kepunahan di bumi.
Di masa lalu, menurut laporan ini, kepunahan disebabkan oleh tiga faktor besar. Yakni oksigen rendah atau hipoksia, kekurangan oksigen atau anoksia yang menciptakan ‘zona mati’ di laut, serta pemanasan dan pengasaman.
“Kombinasi ketiga hal ini bisa menyebabkan kepunahan maritim, jika tak ada aksi yang segera dilakukan untuk memperbaiki kondisi tersebut,” lanjutnya.
Laporan ini dilansir setelah penelitian kondisi laut selama berbulan-bulan. World Resources Institute memprediksikan, terumbu karang akan musnah pada 2050 jika tak ada langkah perlindungan. BioScience menyatakan, tiram (oyster) sudah punah secara fungsi karena diambil secara berlebihan dan penyakit.
Jurnal sains Nature pernah menyebutkan, kepunahan massal selanjutnya sedang berlangsung dan disebabkan oleh manusia. IPSO menuntut pengurangan emisi CO2, upaya terkoordinasi untuk memperbaiki ekosistem maritim dan penerapan secara universal.