Manusia Mulai Mancing Sejak 42 Ribu Tahun Lalu


SYDNEY - Para ilmuwan berhasil menemukan serangkaian tulang ikan purba berumur 42 ribu tahun dari jenis hiu dan tuna di sebuah gua Australia. Mereka juga menemukan lengan manusia dan ini membuktikan praktek penangkapan ikan sudah ada sejak saat itu.

Seperti dikutip Softpedia, Senin (28/11/2011), temuan ini berhasil diungkap oleh para ahli di sebuah pulau yang terletak di Australia utara. Sebuah teknik pendukung membuktikan sisa tulang yang baru ditemukan ini berumur 42 ribu tahun. Ini menunjukan kegiatan memancing dimulai sejak saat itu, namun dengan cara yang berbeda dengan saat ini.

Rincian hasil penelitian ini muncul dalam top jurnal Science online edisi 24 November. Hasil ini memberikan bukti pertama mengenai memancing di laut, yang ternyata sudah dilakukan sejak ribuan tahun lalu.

Ini juga membuktikan proses penyebaran populasi manusia di Bumi. Jika mereka memiliki kemampuan untuk menangkap ikan di laut, maka mereka akan melintasi lautan dan berpotensi menjajah daerah lain. Namun bagi populasi yang hanya mampu memancing di dekat garis pantai, tentunya mereka akan tetap terbatas di sebuah pulau atau benua tertentu.

Rata-rata, mereka yang memancing di garis pantai karena tidak percaya bahwa kayu bisa menahan mereka dalam waktu yang lama di laut, kemudian ikan tuna sangat banyak di daerah tersebut. Jadi tidak perlu pergi ke laut lepas.

Terkait dengan proses penyebaran populasi manusia di bumi dengan menangkap ikan di laut memang masih harus dibuktikan lebih lanjut. Setidaknya memberikan suatu analisa yang bisa menunjukan kebenaran hal tersebut. (tyo)